Selasa, 11 Maret 2014 - 05:26:03 WIB
Proyek Situ Ciburuy Diduga Ada Permainan VolumeKategori: Jawa Barat - Dibaca: 176 kali

Baca Juga:Reskrimsus Polda Kalbar Amankan 170 Karung Gula IllegalDirut PT Agro Parkim Indonesia Bisa Terkena PidanaKades Banyu Biru Perjuangkan Sertifikasi Tanah Warga Melalui PronaBongkar Cantik Ala Sudin P2b Jaktim Kembali Dibangun Tanpa IMB

Bandung Barat, Jaya Pos

Proyek normalisasi Situ Ciburuy (Danau Ciburuy) yang berada di Desa Cibuuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, diduga ada permainan pengurangan volume pekerjaan, dimana kalau dilihat dari finishing yang dianggap sudah selesai, tetapi masih menyisakan pemandangan yang tidak enak dimata. Kesan air kotor tepian masih terlihat.

Keluhan tentang normalisasi Situ Ciburuy dikemukakan salah satu tokoh masyarakat setempat yang peduli terhadap pelestarian pariwisata. Dirinya mengemukakan, tanah sisa galian tidak semua dibuang keluar, tetapi ditumpuk di pinggiran Situ Ciburuy, sampai sekarang tidak ditangani lagi, Menurutnya, sangat mengganggu keindahan, (6/3).

Disisi lain juga menyikapi, meskipun dengan adanya tanah sisa kerukan ada sedikit penyempitan akan luas Situ Ciburuy,  kedepannya diharapkan seluruh tebing atau tepian akan dipasang Tembok Penahan Tanah ( TPT) untuk menghindari erosi.

Proyek anggaran APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2013, menurut sumber yang patut dipercaya, besar anggarannya mencapai Rp17,5 miliar. Tenyata masih menyimpan masalah dan kecurigaan dugaan permainan volume antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, dengan pelaksana PT Sujinco, dari Jakarta.

Sumber mengatakan, volume tanah kerukan atau galian yang harus dibuang keluar lokasi mencapai 120.000 meter kubik. Tanah yang sudah dibuang keluar baru mencapai 6.000 meter kubik, yaitu dari lokasi Cikadu 1.500 meter kubik, dari Sadang 3.000 meter kubik dan dari Gunung Masigit 1.500 meter kubik. Sisanya sebanyak 114.000 meter kubik ditumpuk di pinggiran dan ditinggalkan pemborongnya sejak proyek ini dianggap selesai bulan Januari lalu.

Sumber juga menambahkan, biaya atau ongkos buang tanah mencapai Rp 40.000 per meter kubik untuk jarak buang 3 kilometer, dan Rp 60.000 per meter kubik untuk jarak buang 5 kilometer.Rg/Dedi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50610)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (41267)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13887)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13381)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13014)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12281)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8350)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (6430)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (5795)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5574)
Bedah JayaposPT PLN (Persero) Riau Memasang Jaringan Arus Listrik Asal JadiRiau, Beberapa anggota masyarakat kembali lagi mempertayakan sudah sejauh mana pertanggung jawaban ...


Tersangka Jansaiman Saragih Menguasai Asset GBI ICC Rayon 11 Pekanbaru Kasus Penebangan Pohon Jati Milik PTPN 2 Tandem MengambangDirut Rumah Sakit Diduga Pungli, Massa Berunjuk RasaAnggaran DD Desa Cimanis- Sobang Pantas DiauditCatut Nama Emil Dardak Akun FB Pencari Sumbangan DipolisikanTipu Nasabah, Developer KSU Penyang Sangkalemu DipolisikanDamparit Kabupaten Barru Sul-Sel Diduga Tidak Sesuai Bestek
Laporan KhususBupati Emil Dardak Sambut Baik Lawatan Danrem 081/DSJ MadiunDitengah kesibukan kerjanya, Emil Dardak meluangkan waktu bersilaturahmi dan menjalin komunikasi dengan ...


TMMD Reg 103 Wilayah Kodim 0736/ Batang, Percepat Pembangunan Wilayah dan Masyarakat Pemkab Gumas Gelar Bursa Inovasi Desa 20182019, Seluruh Kegiatan di OPD Gumas Terintegrasi Secara OnlineUsai Dilantik, Fadly Amran dan Asrul Resmi Jabat Walikota dan Wakil Walikota Padang PanjangPemkab Gumas Rakor Pilkades Serentak 2018HUT OKI Jadi Energi Tuntaskan PembangunanPemko Tanjungbalai Menerima Kedatangan Kafilah MTQN XXVII Asal Kepri di Bandara Kuala Namu