Selasa, 11 Maret 2014 - 05:26:03 WIB
Proyek Situ Ciburuy Diduga Ada Permainan VolumeKategori: Jawa Barat - Dibaca: 992 kali

Baca Juga:Reskrimsus Polda Kalbar Amankan 170 Karung Gula IllegalDirut PT Agro Parkim Indonesia Bisa Terkena PidanaKades Banyu Biru Perjuangkan Sertifikasi Tanah Warga Melalui PronaBongkar Cantik Ala Sudin P2b Jaktim Kembali Dibangun Tanpa IMB

Bandung Barat, Jaya Pos

Proyek normalisasi Situ Ciburuy (Danau Ciburuy) yang berada di Desa Cibuuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, diduga ada permainan pengurangan volume pekerjaan, dimana kalau dilihat dari finishing yang dianggap sudah selesai, tetapi masih menyisakan pemandangan yang tidak enak dimata. Kesan air kotor tepian masih terlihat.

Keluhan tentang normalisasi Situ Ciburuy dikemukakan salah satu tokoh masyarakat setempat yang peduli terhadap pelestarian pariwisata. Dirinya mengemukakan, tanah sisa galian tidak semua dibuang keluar, tetapi ditumpuk di pinggiran Situ Ciburuy, sampai sekarang tidak ditangani lagi, Menurutnya, sangat mengganggu keindahan, (6/3).

Disisi lain juga menyikapi, meskipun dengan adanya tanah sisa kerukan ada sedikit penyempitan akan luas Situ Ciburuy,  kedepannya diharapkan seluruh tebing atau tepian akan dipasang Tembok Penahan Tanah ( TPT) untuk menghindari erosi.

Proyek anggaran APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2013, menurut sumber yang patut dipercaya, besar anggarannya mencapai Rp17,5 miliar. Tenyata masih menyimpan masalah dan kecurigaan dugaan permainan volume antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, dengan pelaksana PT Sujinco, dari Jakarta.

Sumber mengatakan, volume tanah kerukan atau galian yang harus dibuang keluar lokasi mencapai 120.000 meter kubik. Tanah yang sudah dibuang keluar baru mencapai 6.000 meter kubik, yaitu dari lokasi Cikadu 1.500 meter kubik, dari Sadang 3.000 meter kubik dan dari Gunung Masigit 1.500 meter kubik. Sisanya sebanyak 114.000 meter kubik ditumpuk di pinggiran dan ditinggalkan pemborongnya sejak proyek ini dianggap selesai bulan Januari lalu.

Sumber juga menambahkan, biaya atau ongkos buang tanah mencapai Rp 40.000 per meter kubik untuk jarak buang 3 kilometer, dan Rp 60.000 per meter kubik untuk jarak buang 5 kilometer.Rg/Dedi


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (117677)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (88777)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (43769)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (33809)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (31579)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (31380)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (29730)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (27136)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (20619)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (17514)
Bedah JayaposWALHI Minta Pemda dan Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas PT Agro MukoBengkulu, Jaya Pos Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan (PMA), Perkebunan Kelapa Sawit PT Agro ...


Kasus Dugaan Korupsi DAK Disdik Ketapang Rp17 M "Lenyap"Pembangunan Pasar Sukodono Rp 6,5 M Jadi Ajang BancakanProyek PU Bina Marga di Kesemen Nyaris Hancur TotalPemerintah Masih Tutup Mata, 6 Tahun Jembatan Cibarani Ambruk Sampai Saat Ini Belum Ada PerbaikanAktivitas Empat Perusahan PT Semen Tonasa Mendapat Kecaman dan Sorotan TajamDiduga Menggunakan Alamat Palsu PT Shavana Tiaramas Menang Tender Alkes 19,8 MProyek Bendung Leuwi Nangka Jebol
Laporan KhususGernas Kakao dan Sambung Pucuk Program Unggulan Dinas Perkebunan SulselSulawesi Selatan, Jaya Pos Sebagai salah satu daerah pengekspor Kakao terbesar di Indonesia, Provinsi (Prov) ...


Pj Bupati OI Resmikan Jembatan Gantung di Desa EmbacangPerencanaan Pembangunan Daerah Harus DimaksimalkanPDAM Kabupaten Melawi Target Piutang Capai 80%DPRD Kabupaten Melawi Bahas Ulang APBDDPRD Melawi Sahkan Penetapan Cabup dan Cawabup TerpilihWakil Ketua DPRD Kab.OKU Melantik Rusman Junaedhi Sebagai PAWAdrianus Sa'at : Pemerintahan Panji-Dadi Harus Seirama