Ribuan Warga Siantar Penerima Bantuan Sosial Tunai Antri

SIANTAR, JAYAPOS – Sekitar 1600 warga  Kota Pematangsiantar telaantri untuk menerima bantuan tunai dari Kementerian Sosial ( Kemensos),   Kamis  14 Mei 2020, di Tanah Lapang Haji Adam Malik Kota Siantar.

Kepala Cabang Kantor Pos Kota Siantar, SUKI saat ditemui oleh Harian Jaya Pos mengatakan,  bahwa pihak kantor pos yang di hunjuk oleh Pemerintah sebagai penyalur bantuan tunai bantuan sosial telah mengambil langkah kebijakan dengan cara mengalihkan lokasi pelayanan  warga penerima bantuan dari KEMENSOS di Tanah Lapang Haji Adam Malik Kota Siantar yang sebelumnya pelayanan itu dilakukan di Kantor Pos.

“Adapun kebijakan tersebut dilakukan dengan tujuan agar masyarakat bisa lebih teratur dan tertib  serta dapat  mengurai kepadatan masyarakat yg berjejal di dalam ruangan Kantor Pos” katanya.

Suki menjelaskan bahwa jumlah penerima bantuan tunai di Kota Pematang Siantar ada sebanyak 8051 Kepala Keluarga (KK) dan hari ini merupakan hari pendistribusian yang keenam di tahap pertama dengan jumlah 1600 KK  yang terdiri dari 7 Kelurahan, yakni : Kelurahan Nagapitu, Kelurahan Tambun Nabolon, Kelurahan Nagapita, Kelurahan Tanjung Tongah, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kelurahan Pondok Sayur dan Kelurahan Sumber Jaya.  Kepala Kantor Pos itu mengatakan bahwa pendistribusian bantuan tunai tahap pertama ini akan berakhir pada Sabtu 16 Mei 2020, jelasnya.

Selanjutnya Suki menerangkan bahwa dalam rangka melayani penerima bansos, pihaknya telah mempersiapkan 15 orang pegawai Kantor Pos dan tujuh buah meja pelayanan yang terdiri dari tiga meja untuk tempat memverifikasi data  dan empat meja untuk tempat pembayaran bantuan tunai.

Selain itu pihak kantor pos juga telah meminta bantuan pengamanan dari pihak Polres Kota Pematang Siantar yang berjumlah lima orang personil Polisi dan sepuluh orang personil dari Satpol PP.

Berdasarkan pengamatan Harian Jaya Pos di lokasi, terlihat warga masyarakat penerima bantuan itu telah berkumpul di Tanah Lapang Haji Adam Malik Kota Siantar sejak pukul 08.00 pagi meski sedang menjalankan Ibadah puasa.

Bahkan sebahagian warga harus rela berjemur di bawah terik matahari hingga pada pukul 12.00 WIB, menunggu  antrian untuk di verifikasi data. (EDS) 

 

 

 

 

 

 199 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *