Ming. Mei 31st, 2020

Binsar Situmorang Berbagi Kasih Dengan KEMASS

SIANTAR, JAYA POS – Pandemi Covid-19 sangat berdampak terhadap warga masyarakat luas. Larangan berkumpul demi pemutusan rantai Covid 19 menjadikan para pekerja seni dan budaya di Kota Pematangsiantar kehilangan pekerjaan.

Situasi dan kondisi yang sulit mencari rejeki itu melatar belakangi terbentuknya wadah KEMASS (Kemanusiaan dalam Seni Siantar). Hal itu diungkapkan Andi Partogi Sitompul selaku pengurus KEMASS saat menggelar acara silaturahmi dan pembagian tali asih berupa Sembako dari Binsar Situmorang, pada Selasa,(19/5/2020), di Cafe Pacca-Pacca, Matio, Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar.

Andi mengatakan, aturan dan arahan pemerintah dalam memutus penyebaran virus corona (Covid-19) untuk tidak melakukan kegiatan yang menimbulkan keramaian atau berkumpulnya warga dalam jumlah yang banyak, tentu memutus penghasilan para pekerja seni (penyanyi dan pemusik).

Selanjutnya, Mangimbang Pandiangan mewakili Penasehat KEMASS sangat berterima kasih kepada Binsar Situmorang yang telah sudi memberikan perhatian terhadap para pekerja seni di Siantar dengan pemberian paket sembako.

“Terimakasih buat Pak Binsar Situmorang yang telah mau berbagi rasa dengan kami. Semoga Tuhan membalas kebaikan bapak dengan mengabulkan apa yang menjadi cita-cita dan keinginan bapak,” ujar Mangimbang.

Sementara Binsar Situmorang dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya membantu pekerja seni budaya yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 melalui pemberian sembako adalah sebagai ungkapan keprihatinan dan rasa empati terhadap para pekerja budaya yang meliputi pekerja seni, penyanyi dan pemusik agar tetap dapat bertahan dimasa wabah Covid-19.

Bakal calon walikota Siantar itu mengungkapkan harapannya agar seluruh pekerja seni, yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19 dapat terbantu melalui paket sembako tersebut. “Bantuan ini semoga bisa meringankan beban yang dipikul oleh para pekerja seni di kota ini,” ujarnya.

Lanjutnya, pada saat ini dengan adanya pandemi Covid-19, kegiatan pekerja seni tidak bisa dilaksanakan, sehingga tidak ada perputaran ekonomi.

“ Para pekerja seni, yang tadinya itu mereka mendapatkan panggilan untuk mengisi hiburan pertunjukan seni di beberapa lokasi baik dalam acara suka dan duka, pada saat ini otomatis sudah tidak ada lagi. Semoga bantuan paket sembako untuk para pekerja seni yang terdampak adanya Covid-19 ini, dapat meringankan beban,” jelas Binsar.

Binsar juga meminta kepada pegiat seni, budaya dan semua elemen yang tergabung dalam KEMASS untuk saling memberikan semangat, tetap menjaga kesehatan dan mematuhi peraturan yang dibuat pemerintah agar tubuh sehat dan kuat melawan Covid-19 ini.(ARS)

 54 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *