Pembagian BLT DD Dampak Covid 19 di Marihat Marsada Diwarnai Pemotongan Pajak

SIMALUNGUN, JAYA POS – Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bagi warga yang terdampak Covid 19 dengan sumber dana dari Dana Desa (DD) tahun 2020 di nagori Marihat Marsada, Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun diwarnai pemotongan pajak.

Hal itu terungkap saat media Jaya pos bertemu dengan beberapa masyarakat disebuah warung milik marga Pasaribu.

Warga menerangkan bahwa penyaluran BLT telah selesai, namun mereka mengaku kecewa karena Pemerintah Nagori saat menyerahkan bantuan langsung melakukan pemotongan pajak dengan jumlah bervariasi dari Rp.50.000 dan Rp.70.000.

Untuk mengetahui lebih terperinci, tim berangkat kerumah kepala nagori Duames Butar-butar. Namun seorang wanita yang mengaku sebagai istri Kades mengatakan bahwa suaminya tidak berada dirumah. Ketika dikonfirmasi lewat telepon seluler, Duames tidak bersedia mengangkat meski terdengar suara panggilan.

L. Simanjuntak seorang pengamat masyarakat saat mendengar informasi pemotongan dana milik masyarakat itu merasa prihatin. Dikatakannya, dana itu diserahkan kepada warga yang terdampak covid 19, oleh karena itu tidak bisa dilakukan pemotongan dengan alasan apapun baik itu PBB.

Karena jadwal terakhir pembayaran pajak PBB masih lama lagi dan ada beberapa bulan lagi. Oleh karena itu dirinya berharap agar atasan dari kepala nagori baik itu camat dan bupati Simalungun agar mendengarkan keluhan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris camat Dolok Panribuan Nopen Sijabat saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Rabu (1/7/2020), langsung menelepon kepala nagori Duames Sirait. Dalam pembicaraan mereka, Duames Sirait mengaku sering sibuk saat disarankan Sekcam untuk mudah berkomunikasi dengan insan pers. Selanjutnya informasi Terkait pemotongan BLT DD dibantahnya.

Namun dirinya menjelaskan bahwa perangkatnya melakukan penagihan pajak bumi bangunan ( PBB) kepada warga saat musim pencairan BLT DD. Hal itu mengingat SPT pajak sudah keluar.

Usai bertelepon, Sekcam mengatakan bahwa di nagori Marihat Marsada tidak ada pemotongan BLT DD melainkan penagihan PBB,akhirnya. ( ARS)

 

 86 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *