Bawaslu Simalungun Akui Ada ASN Ikut Terlibat Kegiatan Bapaslon

SIMALUNGUN, JAPOS.CO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Simalungun, mengakui adanya oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga secara terang-terangan melakukan keberpihakan kepada salah satu Bakal Pasangan Calon (Bapaslon).

Hal itu disampaikan Michael Richard Siahaan, SH selaku Kordinator divisi Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Simalungun kepada wartawan, pada Jumat,(5/8/2020).  “Jadi memang kita sudah melihat ada ASN yang secara terang-terangan tampil dan terlibat dengan kegiatan Bapaslon,” katanya.

Dikatakannya, hanya saja, kendalanya bahwa saat ini status tersebut masih Bakal Pasangan Calon (Bapaslon). Dilanjutkan dia, nantinya fokus pengawasan kepada ASN diarahkan kepada mereka yang memiliki hubungan kekeluargaan dengan paslon bersangkutan dan ASN yang memiliki jabatan strategis di Pemkab Simalungun.

“Kenapa fokusnya kearah sana, karena bisa jadi sarat akan kepentingan,” sebut Michael. Masih Michael, bagi ASN yang kedapatan dan terbukti berpihak kepada salah satu paslon, tentu akan diproses. “Kita sebagai lembaga resmi dalam melakukan pengawasan, akan melaporkan ASN yang kedapatan dan terbukti berpihak kepada salah satu paslon kepada lembaga terkait dalam hal ini KASN,” sebutnya.

Michael menjelaskan secara rincinya, pihaknya akan melihat bagaimana bentuk keberpihakan dari oknum ASN bersangkutan. “Kita lihat dulu gerak dari ASN tersebut. Bagaimana dia ikut dalam pertemuan bersama Paslon bersangkutan, bagaimana dia mendampingi Paslon bersangkutan dan lainnya,” rincinya lebih jauh.

Hanya saja untuk tindakan pidana yang dilakukan oleh KASN yang berkaitan dengan Pilkada, akan dilaporkan ke Penegakan Hukum Terpadu Pemilihan Umum (Gakumdu). Ditanya soal sanksi yang nantinya dijatuhkan kepada ASN yang kedapatan dan terbukti berpihak, Michael mengatakan itu tergantung dari lembaga yang bersangkutan.

“Jadi kita hanya menindaklanjuti dan memprosesnya. Kalau sanksi kepada ASN , itu tergantung dari KASN,” sebut Michael.

Ditanya berapa jumlah ASN yang sudah masuk ‘radar’ Bawaslu diduga terlibat dalam kegiatan Bapaslon sampai saat ini, Michael tak memberikan jawaban pasti. “Kalau nominal ASNnya enggak mungkin kita sebutkan. Tapi memang kita tak menampik saat ini sudah ada ASN yang terlihat mendampingi salah satu bapaslon,” tutup Michael.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Simalungun, bisa dikatakan harus ekstra kerja keras agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Simalungun tahun 2020 ini berjalan dengan baik.

Salah satu pekerjaan yang terbilang berat bagi Bawaslu Kabupaten Simalungun adalah memastikan dan mengawal tidak terlibatnya ASN dilingkungan Pemkab Simalungun kedalam ‘politik praktis’. (ARS)

 169 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *