Silang Pendapat Bakal Calon Bupati Simalungun, Warnai Diskusi Publik GMKI

PEMATANG SIANTAR, JAYA POS – Diskusi publik yang digelar Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pematangsiantar-Simalungun mengusung tema “Strategi Menggalakkan Geliat Pariwisata Danau Toba menuju New Normal dengan Pendekatan Ekologi”, pada Kamis, (06/08/2020) di Cafe 2DP Pematangsiantar berlangsung hangat dan menarik.

Hal itu disebabkan adanya silang pendapat oleh Bakal Calon (Balon) Bupati Wagner Damanik dengan Rikanson Jutamardi Purba yang hadir mewakili Balon Bupati Radiapo Sinaga.

Diskusi yang dipandu oleh Gading S selaku moderator ini disiarkan secara langsung melalui beberapa media sosial GMKI Pematangsiantar-Simalungun dan seyogianya diskusi tersebut menghadirkan 4 (empat) pembicara, yakni pasangan Anton-Rospita, Wagner-Abidinsyah, Radiapo-Zonny dan Hasim-Tumpak. Sangat disayangkan, pasangan Anton-Rospita dan Hasim-Tumpak mengkonfirmasi tidak bisa hadir karena ada urusan lain”, terang moderator diskusi Gading S.

Dalam diskusi ini, Wagner Damanik menjelaskan, bahwa pandemi COVID-19 mengganggu semua sektor kehidupan, dia menilai lesunya pariwisata di Simalungun saat pandemi tak lepas dari kurangnya sokongan pemerintah terhadap pelaku usaha padahal sektor wisata telah menjadi sektor yang menjanjikan bagi Kabupaten Simalungun.

“Masalah pariwisata dikenal istilah 3 A yakni Akses, Amenitas dan Atraksi dan di Simalungun masalah akses infrastruktur jalan menjadi perhatian serius kami.” ujar Wagner.

Sementara Rikanson Purba yang hadir mewakili bacalon Bupati Simalungun Radiapo Sinaga menyebut sektor pariwisata dan infrastruktur pendukung belum menjadi prioritas RHS karena pemulihan ekonomi bakal menjadi kunci bagi peningkatan pariwisata.

“Kalo kami melihat orang tidak akan mau berwisata karena ekonomi saat ini sedang melemah, sementara disisi lain juga mitigasi manusia dibatasi. Itulah yang membuat RHS fokus memulihkan perekonomian dulu supaya orang-orang bisa berwisata ketika ekonominya sudah membaik.” ujar Rikanson sembari mengenalkan slogan Rakyat Harus Sejahtera (RHS) agar rakyat mampu berwisata.

Rikanson menyebut bahwa masalah infrastruktur pendukung wisata tidak menjadi prioritas karena saat ini negara sedang fokus memulihkan ekonomi yang porak-poranda, sejalan dengan itu Rikanson menyebut RHS bakal fokus menghidupkan UMKM dan pemulihan kesehatan agar bisa menyejahterahkan rakyat.

“Buktinya anggaran direfocusing untuk mengatasi dampak pandemi, terutama fokus ekonomi. Ini membuat kami berpikir bahwa UMKM bisa memulihkan geliat ekonomi masyarakat.” ujar Rikanson

Menanggapi pandangan Rikanson, Wagner Damanik menjelaskan bahwa dengan memberikan sokongan bagi pariwisata bisa membantu geliat pariwisata.

“Saat kita hidupkan pariwisata maka akan terjadi perputaran uang, dengan cara itu ekonomi bisa pulih untuk memberi stimulus bagi geliat perekonomian.” ujar Wagner yang merespon berbeda dengan Rikanson.

Wagner menilai perlunya sinergitas pemkab se-kawasan danau toba dan hubungan baik ke pusat karena banyak anggaran pariwisata di pusat yang bisa diturunkan ke tanah Simalungun.

“Pemerintah pusat tidak main-main membangun danau toba, cuma pemkab Simalungun tak serius makanya harus ada Bupati yang mampu membangun komunikasi yang baik agar pusat mau lebih memerhatikan kita.”ujar Jenderal polisi bintang dua ini.

Sementara saat ditanyai oleh Moderator mengenai jurus pembangunan pariwisata ramah lingkungan, Wagner menyebut akan memberdayakan desa adat dan para budayawan.

Wagner juga menyebut bakal mengevaluasi kembali manfaat perusahaan-perusahaan disekitar danau toba, dan tak akan gentar untuk menendang perusahaan tersebut bila terbukti telah mencemari danau toba.

“Kita akan kaji lebih dalam, lebih banyak mudaratnya atau manfaatnya. Bila lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya, maka kita tidak segan-segan akan menutup perusahaan tersebut”, kata Wagner.

Sementara Rikanson menyebut membangun danau toba yang ramah lingkungan memerlukan komitmen kuat dari calon pemimpin agar bisa arif dan terlepas dari banyak intervensi. (ARS)

 215 total views,  1 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *