Scroll untuk baca artikel
Nusantara

DPRD Gelar Diskusi Publik Inisiatif Dua Raperda

51
×

DPRD Gelar Diskusi Publik Inisiatif Dua Raperda

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA JAYA POS – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Dharmasraya Gelar Diskusi Publik keterkaitan dua Inisiatif Raperda  diselenggarakan di ruang rapat DPRD Kabupaten Dharmasraya bahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang penyelengaraan ketenagakerjaan di Daerah Dharmasraya, Senin (13/02/2023).

Sementara rapat tersebut dipimpin oleh Defrino Anwar,S.H.I,M.Pd serta didampingi oleh Irmon,S.Hut.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Sebagai lanjutan diskusi itu terkait Ranperda inisiatif tersebut melibatkan Kemenkumham Provinsi Sumatera Barat, Bapemperda DPRD, Dinas Sosial Kab. Dharmasraya, Camat, Wali Nagari, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, SPSI Kab. Dharmasraya, serta instansi perusahaan yang ada di daerah ini.

Dalam diskusi ranperda inisiatif ada beberapa poin yang dibahas seperti pada Ranperda penyelenggaraan pembangunan ketahanan keluarga dimana terdapat permasalahan dalam mewujudkan ketahanan keluarga seperti perceraian, pernikahan dini, stunting, kemiskinan ekstrem, kekerasan dalam rumah tangga, kasus hukum dan anak, penyalahgunaan narkoba.

Dari permasalahan diatas terdapat 2 isu yang sering terjadi di Kabupaten Dharmasraya yaitu kasus stunting dan kemiskinan ekstrem. Meskipun demikian lima permasalahan lainnya dibutuhkan masukan dan saran dari peserta diskusi.

Sedangkan ranperda tentang penyelenggaraan ketenagakerjaan di daerah ditemukan beberapa persoalan seperti adanya kebijakan perusahaan yang belum memberikan kesempatan kepada tenaga kerja lokal untuk memegang jabatan strategis di perusahaan. Kemudian Belum adanya regulasi daerah dalam peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya tenaga kerja lokal. Belum optimalnya pelayanan dan penciptaan tenaga kerja di daerah. Belum optimalnya pembinaan hubungan industrial tenaga kerja Belum adanya upah minimal kabupaten, masih memakai upah minimum provinsi.

Selaku pemimpin rapat, Defrino Anwar berharap agar diskusi publik ini dapat memberikan saran dan masukan yang dapat memberikan kemajuan untuk Kabupaten Dharmasraya kedepannya.

“Semua masukan akan kita kaji, terkait indikator penting yang dibutuhkan di Kabupaten Dharmasraya serta masukan ini akan menjadi inspirasi untuk menyelesaikan perda inisiatif,” tutup Defrino Anwar. (BsC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *