Scroll untuk baca artikel
BeritaHeadline

IWAPI Pessel Peringati Hari Perempuan Internasional Fokus Keterlibatan Perempuan Pada Perencanaan dan Pengawasan Infrastruktur Daerah

48
×

IWAPI Pessel Peringati Hari Perempuan Internasional Fokus Keterlibatan Perempuan Pada Perencanaan dan Pengawasan Infrastruktur Daerah

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, JAYA POS – IWAPI (Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia) Pesisir Selatan menggelar kegiatan untuk memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI) dengan tema Keterlibatan Perempuan dalam Perencanaan dan Pengawasan Infrastruktur Daerah. Acara ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Selasa (05/03/2024).

Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, hadir dalam acara tersebut, bersama dengan 45 undangan yang terdiri dari unsur Dinas, peserta pelatihan IWAPI, kontraktor, asosiasi konstruksi, organisasi PPDI, IWAPI, Aisyah, dan beberapa tokoh masyarakat Pesisir Selatan.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan pentingnya kerjasama lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan peduli, serta memberikan kesempatan yang sama bagi semua individu dalam meraih kesejahteraan dan kesuksesan. Diseminasi Surat Edaran ini diharapkan dapat mendorong kerjasama antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, LSM, dan seluruh lapisan masyarakat setempat untuk menciptakan infrastruktur yang inklusif.

Ketua IWAPI Pesisir Selatan, Cici Gamiati, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan yang inklusif dan bagaimana partisipasi penuh semua anggota masyarakat setempat, terutama perempuan, dalam pengambilan keputusan dan penganggaran pembangunan yang responsif gender.

Narasumber dalam acara ini, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak DP3AP2KB dari Provinsi Sumatera Barat, Rosmadeli,SKM.M.Biomed, menjelaskan pentingnya menghapus diskriminasi dan menciptakan kesempatan yang sama bagi perempuan dalam dunia kerja. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang menjamin kesempatan yang sama tanpa diskriminasi dalam pekerjaan.

Acara tersebut juga diakhiri dengan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, tim, dan seluruh peserta pelatihan atas dukungan mereka dalam mendukung partisipasi perempuan dan disabilitas dalam kegiatan pembangunan.

Semoga kolaborasi dan sinergi yang terjalin melalui program ini dapat diperluas dampaknya dalam berbagai bidang pembangunan lainnya.(BsC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *