Scroll untuk baca artikel
BeritaNusantara

Sekdakab Pesisir Selatan Salurkan Bantuan dan Data Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor

40
×

Sekdakab Pesisir Selatan Salurkan Bantuan dan Data Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, JAYA POS – Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Mawardi Roska, didampingi oleh sejumlah kepala perangkat daerah, memulai penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Selain itu, mereka juga melakukan pendataan korban dan kerusakan fasilitas umum.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Mawardi Roska, bersama dengan kepala perangkat daerah, memulai penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. Bantuan yang disalurkan meliputi mie instan, air mineral, makanan siap saji, dan bantuan lainnya.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Mawardi Roska menyatakan bahwa selain penyaluran bantuan, mereka juga melakukan pendataan terkait korban bencana dan kerusakan rumah serta fasilitas umum yang rusak akibat bencana. Hingga saat ini, tercatat sepuluh korban tanah longsor di beberapa kecamatan, dengan sebagian besar terjadi di Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera.

Total jumlah masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Pesisir Selatan diperkirakan mencapai 30 ribu jiwa atau sekitar 10 ribu kepala keluarga. Pemerintah juga menghimbau agar masyarakat tetap waspada dan menghindari hal-hal yang dapat memperburuk situasi.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah membuka dapur umum untuk melayani masyarakat yang terdampak bencana. Selain itu, camat dan walinagari diminta untuk tetap berada di wilayah tugas dan membantu masyarakat yang terkena dampak bencana.

Mawardi Roska menambahkan bahwa bencana banjir dan tanah longsor terjadi di berbagai lokasi di Kabupaten Pesisir Selatan akibat tingginya curah hujan sejak Kamis (7/3). Sejumlah ruas jalan tertimbun tanah longsor dan terendam banjir, menyebabkan arus transportasi lumpuh.

Langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah kabupaten dan instansi terkait dalam menangani bencana banjir dan tanah longsor diharapkan dapat memberikan bantuan yang tepat waktu dan efektif kepada masyarakat yang terdampak. Selain itu, pendataan korban dan kerusakan fasilitas umum juga penting untuk memetakan kebutuhan dan memberikan bantuan yang sesuai.(BsC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *