Scroll untuk baca artikel
BeritaHeadline

Menko PMK Turun Langsung ke Lokasi Bencana Banjir dan Longsor Pesisir Selatan

38
×

Menko PMK Turun Langsung ke Lokasi Bencana Banjir dan Longsor Pesisir Selatan

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, JAYA POS – Dalam upaya tanggap darurat pemulihan bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan selama 14 hari, Pemerintah Daerah didukung oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Efendi melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak, khususnya di Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, Jumat (15/03/2024).

Kunjungan Menko PMK ini merupakan tindak lanjut dari rapat daring dengan Bupati Pesisir Selatan, beberapa Kepala Daerah, serta Gubernur dan OPD Provinsi. Menko PMK melakukan inspeksi di Posko MDMC di Duku Utara, Pos Kesehatan, serta Dapur Umum di Kecamatan Koto XI Tarusan.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam serangkaian kegiatan tersebut, Menko PMK didampingi oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy dan Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar untuk menyerahkan bantuan sembako, obat-obatan, dan santunan kepada korban meninggal dunia. Mereka juga memastikan layanan kesehatan di Puskesmas Tarusan telah pulih secara optimal, baik untuk keperluan umum maupun bencana.

Menko PMK menekankan pentingnya pendataan segera terhadap kebutuhan bantuan mendesak dan dampak kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam ini.

Sementara itu, Bupati Rusma Yul Anwar menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah bersama Kemensos RI telah mengoperasikan 19 Dapur Umum Mandiri (DUM) dan menyediakan 20 Hidrat umum akses air minum serta air bersih dengan kapasitas 2 kubik di titik-titik terdampak parah.

Selain itu, kerugian akibat bencana ini mencakup 29 jiwa meninggal, 25 sudah ditemukan, sementara 48 rumah rusak berat, 444 ternak besar mati, dan 732 rumah ibadah tergenang lumpur. Pemerintah setempat telah memerintahkan Camat, Wali Nagari, dan Kepala Kampung untuk membersihkan wilayah terdampak melalui gotong royong warga.

Semua langkah ini diambil untuk memastikan pemulihan pasca bencana berjalan lancar dan memberikan bantuan segera kepada masyarakat yang terdampak. Kiranya, sinergitas antara pemerintah dan masyarakat dapat membantu mengatasi dampak yang ditimbulkan oleh bencana ini, tutupnya. (BsC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *