Scroll untuk baca artikel
BeritaNusantara

Bupati Pesisir Selatan Minta Penertiban Pe ngemis Anak Pasca Bencana

30
×

Bupati Pesisir Selatan Minta Penertiban Pe ngemis Anak Pasca Bencana

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, JAYA POS – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, menyoroti maraknya pengemis anak-anak pasca bencana alam banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah, khususnya di Koto XI Tarusan. Pemandangan ini  menurutnya sangat menyedihkan dan menggugah perhatian. Pada rapat evaluasi pasca liburan lebaran yang digelar di ruang rapat Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat pada Selasa, 16 April 2024.

Bupati Rusma Yul Anwar menegaskan pentingnya penertiban terhadap pengemis musiman tersebut. Dia meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk camat dan wali nagari, untuk mengambil tindakan tegas.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

“Miris sekali melihat anak-anak menjadi pelaku pengemis di jalanan, hal ini sangat tidak baik bagi masa depan mereka serta citra daerah,” ujar Bupati Rusma Yul Anwar.

Bupati Rusma Yul Anwar juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait kondisi di lapangan, di mana anak-anak dibiarkan oleh orang tua mereka untuk menjadi pengemis. Menurutnya, hal ini tidak hanya merugikan bagi anak-anak itu sendiri, tetapi juga merusak citra daerah.

Selain itu, terkait dengan distribusi bantuan bencana, Bupati juga menekankan pentingnya laporan yang lengkap dari OPD terkait. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui dengan jelas titik-titik pendistribusian bantuan.

“Pemda memiliki kewajiban untuk menyampaikan informasi yang jelas terkait distribusi bantuan agar tidak menimbulkan isu yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Rapat evaluasi pasca liburan Lebaran ini dihadiri oleh staf ahli, asisten, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah untuk membahas berbagai langkah strategis dalam menangani situasi pasca bencana dan menjaga kesejahteraan masyarakat. (BsC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *