Scroll untuk baca artikel
BeritaNusantara

Dua Nagari di Pesisir Selatan Terpilih Sebagai 100 Desa Wisata Terbaik Indonesia

28
×

Dua Nagari di Pesisir Selatan Terpilih Sebagai 100 Desa Wisata Terbaik Indonesia

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, JAYA POS – Sebanyak dua nagari di Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat, yaitu Desa Wisata Ampiang Parak di Kecamatan Sutera dan Desa Wisata Sungai Nyalo di Koto XI Tarusan, berhasil masuk dalam daftar 100 desa wisata terbaik di Indonesia. Hal ini diumumkan oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pada Kamis, 23 Mei 2024.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pesisir Selatan, Suhendri, menyatakan bahwa pencapaian ini patut diapresiasi. “Ada lebih dari 75 ribu desa di Indonesia, dan dua desa wisata kita masuk nominasi 100 besar,” ujarnya. Menurut Suhendri, keberhasilan ini berkat ketekunan pengurus dalam memberdayakan masyarakat sekitar serta upaya kreatif yang mereka bangun. “Kami melihat dua desa wisata ini mampu menunjukkan identitas mereka sehingga memiliki nilai tersendiri,” tambahnya.

Advertisement
scroll kebawah untuk lihat konten

Kedua desa wisata tersebut selanjutnya akan disaring menjadi 50 desa wisata nasional. “Doakan agar bisa lolos,” kata Suhendri.

Desa Wisata Ekowisata Berbasis PRB Nagari Ampiang Parak sejak lama telah mengedukasi warga untuk memanfaatkan lingkungan guna pencegahan dini bencana serta meminimalisir komersialisasi telur penyu. Pengurus desa rutin mengawasi penetasan penyu dan melakukan pelepasliaran tukik. “Tanah gersang di sepanjang pantai ini diminati penyu untuk bertelur. Kami menanami cemara dan mengedukasi warga agar cinta lingkungan,” jelas Suhendri.

Sementara itu, Desa Wisata Sungai Nyalo juga terus menguatkan basis wisata sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga. “Ekonomi menggeliat, semua punya kesempatan yang sama dalam memajukan wisata, sekaligus bermanfaat untuk ekonomi,” ujar Alessandro Satri, pengurus Desa Wisata Sungai Nyalo.

Senada dengan itu, Resi Amra, mantan Pj. Walinagari Sungai Nyalo, menyebutkan bahwa pada tahun 2023 telah dilahirkan Peraturan Nagari (Pernag) tentang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Pariwisata. “Pernag turut mendorong peningkatan perekonomian warga dan sekaligus membangun kesadaran wisata,” ujar Ressi.

Dengan masuknya dua nagari ini dalam daftar 100 desa wisata terbaik, diharapkan semakin banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi Pesisir Selatan, yang pada akhirnya akan mendorong perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. (BsC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *