Scroll untuk baca artikel
BeritaHeadline

Bupati Pesisir Selatan Luncurkan Program Pendidikan untuk 10.700 Siswa Kurang Mampu

37
×

Bupati Pesisir Selatan Luncurkan Program Pendidikan untuk 10.700 Siswa Kurang Mampu

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN,JAYA POS —Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Rusma Yul Anwar terus berjuang untuk memajukan dan menyelamatkan pendidikan di daerah tersebut, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu. Sebagai mantan guru, Rusma Yul Anwar menunjukkan perhatian dan kepeduliannya dengan meluncurkan Program Pesisir Selatan Pintar (PPSP) untuk siswa SD dan SMP di wilayahnya.

“Tahun ini, Program Pesisir Selatan Pintar (PPSP) resmi digulirkan untuk 10.700 siswa, dengan alokasi anggaran sebesar Rp4,8 miliar dari APBD,” kata Bupati Pesisir Selatan Provinsi Sumatra Barat Rusma Yul Anwar saat dihubungi wartawan, Kamis (20/6/2024). Program ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu dan mengakomodir siswa yang tidak mendapatkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

Sebelumnya, Kepala SDN 23 Painan Utara, Murdianto, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Rusma Yul Anwar atas penyaluran bantuan PIP kepada 23 murid dari keluarga miskin. “Semoga bantuan ini bermanfaat untuk pembiayaan pendidikan bagi murid penerima,” ungkapnya.

Bupati Rusma Yul Anwar menjelaskan bahwa PIP adalah bantuan tunai pendidikan yang diberikan kepada anak usia sekolah agar tidak putus sekolah. Penerima PIP adalah siswa yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, termasuk keluarga miskin, terdampak bencana, dan pemegang Kartu Keluarga Harapan (PKH).

“Bantuan PIP ini merupakan gelombang pertama yang disalurkan kepada 41 ribu siswa Sekolah Dasar dengan total nilai Rp18 miliar,” tambah Bupati Rusma Yul Anwar. Bantuan ini berasal dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kegiatan penyaluran bantuan PIP tahap I secara simbolis dilakukan di SDN 23 Painan Utara, Kecamatan IV Jurai, dan dihadiri oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesisir Selatan, Yandes, kepala sekolah, guru, komite, Walingari, orang tua murid, dan tokoh masyarakat.(BsC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *