JAKARTA, JAYA POS – Panitia Jubileum 50 Tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Cengkareng, Jakarta Barat, melakukan audiensi dengan Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si, Rabu, (4/11/2026). Pertemuan tersebut sekaligus menyampaikan undangan resmi kepada Wali Kota agar berkenan hadir dalam perayaan puncak Jubileum Emas HKBP Cengkareng.
Rombongan panitia dipimpin Ketua Panitia Jubileum 50 Tahun HKBP Cengkareng, St. Drs. Parsaoran Marbun, didampingi Pendeta Ressort HKBP Cengkareng, Pdt. Kamiden, S.Th., M.Div., bersama sejumlah perwakilan panitia.
Dalam audiensi tersebut, Parsaoran Marbun menyampaikan bahwa perayaan Jubileum 50 Tahun HKBP Cengkareng merupakan bersejarah bagi seluruh jemaat. Perjalanan setengah abad gereja ini bukan sekadar menandai pertambahan usia, tetapi juga menjadi refleksi atas perjalanan pelayanan, pertumbuhan iman, kebersamaan jemaat, serta kontribusi gereja bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Ia menjelaskan, perayaan puncak Jubileum 50 Tahun HKBP Cengkareng dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 November 2026, bertempat di Gereja HKBP Cengkareng, Jalan Gereja No. 1 (BGN), Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Menurut Parsaoran, perayaan tersebut diharapkan menjadi kebersamaan bagi seluruh jemaat, tokoh masyarakat, pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini turut mendukung perjalanan dan pelayanan HKBP Cengkareng.
Lebih lanjut disampaikan, panitia juga berharap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dapat menghadiri perayaan bersejarah tersebut. Kehadiran pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dinilai akan menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap kehidupan keagamaan serta kerukunan umat beragama di Ibu Kota.
Menanggapi undangan tersebut, Wali Kota Jakarta Barat, Hj. Iin Mutmainnah, menyambut baik kedatangan rombongan panitia Jubileum 50 Tahun HKBP Cengkareng. Ia mengapresiasi undangan yang disampaikan dan menilai perayaan 50 tahun perjalanan sebuah gereja merupakan peristiwa penting yang patut dihargai.
Iin menyampaikan bahwa undangan tersebut merupakan suatu kehormatan. Karena itu, dirinya menyatakan akan hadir dalam perayaan Jubileum Emas HKBP Cengkareng.
Ia juga menjelaskan, apabila Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berkesempatan hadir, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat tentu akan menyesuaikan kehadiran dan koordinasi dengan agenda serta protokol Gubernur.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami karena telah diundang dalam perayaan Jubileum 50 Tahun HKBP Cengkareng. Tentu kami menyambut baik undangan tersebut dan akan berupaya hadir. Apabila Bapak Gubernur juga hadir, tentunya kami akan menyesuaikan dengan koordinasi protokol,” ungkap Iin.
Gereja Diharapkan Terus Berkontribusi bagi Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, pembicaraan juga menyinggung pentingnya membangun hubungan harmonis antara pemerintah, gereja, dan masyarakat. Menurut Iin, rumah ibadah tidak hanya memiliki fungsi sebagai tempat menjalankan kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat menjadi pusat pembinaan moral, penguatan nilai-nilai sosial, serta pengembangan kepedulian terhadap sesama.
Ia berharap HKBP Cengkareng yang telah memasuki usia 50 tahun dapat terus meningkatkan peran sosialnya, memperkuat toleransi, serta menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat Jakarta Barat yang memiliki latar belakang agama, suku, dan budaya yang beragam.
Selain itu, Iin juga menyinggung kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day/CFD) di Jakarta yang selama ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga dan kampanye lingkungan, tetapi juga menjadi ruang publik bagi berbagai aktivitas sosial, budaya, dan ekspresi keagamaan menjadikan citra Jakarta semakin positif.
Menurutnya, ruang publik seperti CFD dapat menjadi sarana mempererat interaksi masyarakat sekaligus membuka peluang bagi aktivitas ekonomi warga, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan masyarakat yang berlangsung di ruang publik, apabila dilaksanakan sesuai ketentuan dan memperhatikan kepentingan bersama, dapat memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial dan perekonomian local yang menambah PAD Daerah.
Ia menegaskan, pemerintah pada prinsipnya mendukung kegiatan masyarakat yang mampu memperkuat kebersamaan, menjaga toleransi, serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, tutup Iin.
Momentum Refleksi Setengah Abad Pelayanan
Bagi keluarga besar HKBP Cengkareng, Jubileum 50 Tahun menjadi momentum untuk mengenang sejarah berdirinya gereja, menghargai perjuangan para pendahulu, sekaligus memperbarui komitmen pelayanan bagi generasi mendatang.
Selama lima dekade, HKBP Cengkareng telah menjadi bagian dari perjalanan kehidupan masyarakat Cengkareng dan sekitarnya. Gereja tidak hanya menjalankan pelayanan spiritual bagi jemaat, tetapi juga diharapkan terus mengambil bagian dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Audiensi dengan Wali Kota Jakarta Barat ini menjadi salah satu langkah panitia untuk membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah menjelang pelaksanaan perayaan puncak.
Panitia berharap perayaan Jubileum Emas tersebut dapat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh sukacita serta menjadi kesempatan mempererat hubungan antara gereja, pemerintah, dan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan mengusung semangat perjalanan 50 tahun, HKBP Cengkareng diharapkan semakin bertumbuh dalam iman, semakin kuat dalam pelayanan, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan masyarakat dan bangsa. (A1)












