DHARMASRAYA, JAYA POS – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Dharmasraya yang berlangsung pada Jumat, 20 September 2024, menjadi momen krusial bagi tujuh fraksi DPRD dalam menyampaikan pandangan mereka terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024. Penyampaian pandangan ini menjadi titik awal penting untuk menentukan arah prioritas pembangunan di Kabupaten Dharmasraya.
Dipimpin oleh Ketua DPRD sementara, Wigiono, dan didampingi oleh Wakil Ketua sementara, Ade Sudarman, S.Pd., rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah H. Adlisman, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Dharmasraya. Tokoh-tokoh penting seperti Forkopimda, instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para tamu undangan juga turut hadir dalam sidang yang berlangsung di Ruang Rapat Utama DPRD.
Pandangan dari tujuh fraksi dibacakan secara bergantian. Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicara Jemi Hendra, S.T., membuka penyampaian, diikuti oleh Fraksi Golongan Berkarya yang diwakili oleh Henrianto, S.E. Fraksi PAN dengan juru bicara Raden Awaludin, S.E., disusul Fraksi Gerindra melalui H. Agusnadi Dt Rajo Adil, S.H., Fraksi PKB diwakili Chuyank Boy, S.Si., Fraksi Demokrat Berkeadilan oleh Dedek Amarta, S.H., dan ditutup oleh Fraksi Nusantara melalui Pasdisata Dt Kabilangan, A.Md.
Dalam pandangan yang disampaikan, fraksi-fraksi DPRD menekankan bahwa perubahan APBD 2024 merupakan momen strategis untuk menyesuaikan alokasi anggaran. Langkah ini dinilai penting guna memastikan bahwa program-program pembangunan lebih tepat sasaran, efektif, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Dharmasraya.
Dengan pandangan yang komprehensif, fraksi-fraksi berharap perubahan ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran, sehingga pembangunan daerah bisa berjalan lebih optimal dan berdaya guna untuk jangka panjang.(BsC)












