MOJOKERTO, JAYA POS – Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, menghadiri acara Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto Masa Khidmat 2025–2030, yang digelar dengan khidmat di Hall Nine Stars, Kantor PCNU Kabupaten Mojokerto, Jalan Raden Ajeng Basoeni, Kecamatan Sooko, Jawa Timur, Minggu (tanggal menyesuaikan).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Muhammad Rizal Oktavian, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran mereka menjadi simbol nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk terus bersinergi dengan NU dalam membangun daerah, memperkuat nilai-nilai keumatan, serta menjaga harmoni sosial.
Turut hadir pula sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Kikin Abdul Hakim (Gus Kikin), jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mojokerto, perwakilan Muhammadiyah, LDII, para pengasuh pondok pesantren, serta seluruh pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan badan otonom NU se-Kabupaten Mojokerto.
Dalam struktur kepengurusan yang baru, KH Abdul Muchid resmi dilantik sebagai Ketua Tanfidziyah, sementara posisi Rais Syuriyah diamanahkan kepada KH Muslich Abbas. Momen pelantikan ini disambut penuh harap oleh seluruh jajaran dan warga nahdliyin sebagai awal baru menuju penguatan peran NU dalam menjawab berbagai tantangan zaman.
Dalam sambutannya, KH Abdul Muchid menyampaikan rasa syukur atas turunnya Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang telah dinanti selama hampir satu tahun. Ia menekankan pentingnya menjaga amanah organisasi dengan integritas dan tanggung jawab.
“Jabatan di PCNU adalah titipan Allah dan kepercayaan umat. Maka, mari kita jaga bersama dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Sementara itu, Gus Kikin memberikan apresiasi tinggi atas pelantikan ini dan mengajak seluruh kader NU di Mojokerto untuk terus menggelorakan semangat khidmah tanpa henti.
“NU Mojokerto ini sangat luar biasa, tidak hanya dalam aspek sosial, tapi juga dalam pemberdayaan ekonomi. Semangat khidmah ini harus terus dikobarkan untuk kejayaan umat dan kemajuan NU,” tuturnya.
Bupati Muhammad Albarra, dalam keterangannya, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap berjalan beriringan dengan PCNU dalam merancang dan menjalankan program-program pembangunan berbasis keumatan dan kebangsaan.
“Sinergi antara pemerintah dan NU sangat penting untuk mewujudkan Mojokerto yang maju, religius, dan berkeadilan. Kami berharap kepengurusan baru ini menjadi lokomotif perubahan positif di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan PCNU Kabupaten Mojokerto, menandai dimulainya masa khidmat baru yang diharapkan lebih solid, profesional, serta berdampak langsung bagi umat dan masyarakat luas. (Ad/aj)












