BeritaHeadline

Ketua Umum FBBI Akan Dampingi Mahangga Culture Tampil di World Championships of Performing Arts 2026 di Las Vegas

8
×

Ketua Umum FBBI Akan Dampingi Mahangga Culture Tampil di World Championships of Performing Arts 2026 di Las Vegas

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum Forum Bangso Batak Indonesia, Feber Manalu dalam acara manortor.

JAKARTA, JAYA POS – Ketua Umum Forum Bangsa Batak Indonesia (FBBI), Feber Manalu, menyatakan komitmennya untuk mendampingi kelompok seni Mahangga Culture dalam ajang bergengsi World Championships of Performing Arts (WCOPA) yang akan digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, pada Juli 2026 mendatang.

Keikutsertaan Mahangga Culture dalam ajang internasional tersebut bukan sekadar kompetisi seni pertunjukan, melainkan juga membawa misi budaya dan identitas bangsa. Mereka akan tampil sebagai duta seni Indonesia, khususnya memperkenalkan kekayaan budaya Batak melalui seni tari tradisional tortor di panggung dunia.

Feber Manalu menegaskan bahwa kehadiran FBBI sebagai organisasi yang menghimpun elemen masyarakat Batak di seluruh Indonesia dan diaspora, merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam mendukung generasi muda berprestasi di bidang seni dan budaya.

“Ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang memperkenalkan jati diri bangsa. Mahangga Culture membawa warisan leluhur Batak ke panggung internasional. Kita harus bangga dan memberi dukungan penuh,” ujar Feber Manalu di Jakarta.

Kolaborasi Tortor Toba dan Pakpak

Dalam kompetisi WCOPA nanti, Mahangga Culture akan menampilkan kolaborasi tortor Toba dan Pakpak. Perpaduan dua subkultur Batak tersebut diyakini akan menjadi daya tarik tersendiri di mata juri dan penonton internasional. Gerakan yang enerjik, ritme gondang yang khas, serta busana adat yang sarat makna filosofis akan menjadi kekuatan utama penampilan mereka.

Kolaborasi ini disebut sebagai simbol persatuan dalam keberagaman budaya Batak. Tortor Toba yang dikenal dengan gerakan penuh wibawa dipadukan dengan dinamika tortor Pakpak yang ekspresif, menghadirkan komposisi pertunjukan yang unik dan berkarakter kuat.

Tim yang akan berangkat terdiri dari 10 orang, meliputi penari dan pendamping. Seluruh anggota tim telah menjalani proses seleksi dan latihan intensif untuk memastikan kualitas penampilan yang maksimal di ajang internasional tersebut.

Misi Budaya dan Diplomasi Seni

Partisipasi Mahangga Culture dalam WCOPA juga menjadi bagian dari diplomasi budaya Indonesia. Ajang ini dikenal sebagai salah satu kompetisi seni pertunjukan terbesar di dunia yang mempertemukan peserta dari berbagai negara dalam kategori tari, vokal, musik, dan seni pertunjukan lainnya.

Dengan tampil di panggung global, Mahangga Culture tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya Batak seperti kebersamaan, penghormatan kepada leluhur, dan semangat gotong royong.

Feber Manalu menambahkan bahwa kehadiran mereka di Las Vegas diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi internasional serta memperluas jejaring seni budaya Indonesia di kancah global.

Harapkan Dukungan Pemerintah dan Swasta

Namun demikian, keberangkatan tim ke Amerika Serikat tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, mulai dari tiket perjalanan, akomodasi, kostum, hingga kebutuhan teknis selama kompetisi berlangsung.

“Kami sangat berharap adanya dukungan dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, serta pihak swasta dan para donatur. Ini adalah momentum mengharumkan nama Indonesia. Dukungan sekecil apa pun akan sangat berarti,” ungkap Feber.

FBBI juga membuka ruang kolaborasi bagi sponsor yang ingin berpartisipasi dalam mendukung misi budaya ini. Dukungan tersebut dinilai bukan semata bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang dalam pelestarian budaya dan pembinaan generasi muda berprestasi.

Keikutsertaan Mahangga Culture di WCOPA 2026 diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas seni lainnya di Indonesia untuk terus berkarya dan berani tampil di panggung internasional. Di tengah arus globalisasi, pelestarian budaya lokal menjadi fondasi penting dalam menjaga identitas bangsa.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, Mahangga Culture optimistis dapat memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di Las Vegas pada Juli 2026 mendatang. ***

Editor : Toni Limbong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *