SURABAYA, JAYA POS – Komitmen untuk mencetak generasi muda Indonesia yang unggul di era digital kembali ditegaskan oleh Exabytes Indonesia. Perusahaan penyedia solusi digital tersebut resmi menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Ciputra Surabaya melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU), sebagai langkah nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan industri digital.
Kerja sama yang berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang ini menjadi bagian dari misi besar Exabytes untuk mendorong lahirnya talenta digital yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. Kemitraan tersebut juga mempertegas komitmen Exabytes dalam mewujudkan visi “GROW Digital”, yakni membantu individu dan organisasi berkembang melalui pemanfaatan teknologi digital.
MoU mencakup empat bidang utama yang menjadi fokus kolaborasi, yakni penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Sinergi ini diharapkan mampu memperkaya proses pembelajaran dengan menghadirkan perspektif dan pengalaman langsung dari dunia industri.
Selain itu, kedua institusi akan membuka berbagai program internship (magang) yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman profesional di lingkungan industri teknologi dan digital. Program company visit atau kunjungan industri juga akan menjadi bagian dari kerja sama untuk memberikan wawasan nyata mengenai dinamika dunia kerja, teknologi terkini, hingga budaya kerja perusahaan digital.
Tak hanya itu, Exabytes dan Universitas Ciputra juga akan mengembangkan berbagai kegiatan melalui pusat karier (career center) yang bertujuan mempertemukan mahasiswa dengan peluang kerja, pengembangan kompetensi, hingga jejaring profesional di sektor digital yang terus berkembang pesat.
Melalui empat pilar kerja sama tersebut, kedua belah pihak berkomitmen memperkecil kesenjangan antara dunia akademik dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Vice President sekaligus Country Manager Exabytes Indonesia, Indra Hartawan, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan.
“Pendidikan adalah fondasi dari pertumbuhan digital yang berkelanjutan. Melalui kerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tuntutan nyata dunia digital,” ujar Indra Hartawan.
Ia menambahkan, kolaborasi tersebut merupakan implementasi nyata dari misi Exabytes dalam membantu lebih banyak individu maupun organisasi di Indonesia untuk terus bertumbuh melalui transformasi digital.
Kemitraan antara Exabytes dan Universitas Ciputra sebenarnya telah dimulai sebelum penandatanganan MoU. Pada 16 Juli 2026, Exabytes sukses menyelenggarakan Exabytes Developer Club bertema “Reimagining Web Development in the Age of AI Agents” di Integrity Hall, Lantai 7 Universitas Ciputra Surabaya.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai praktisi dan pakar industri yang membahas perkembangan teknologi web modern serta pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam pengembangan aplikasi digital. Acara ini juga terselenggara berkat kolaborasi bersama sejumlah komunitas pengembang perangkat lunak seperti PasukanDev, Surabaya.py, WordPress Surabaya (WPSBY), dan SurabayaJS.
Forum tersebut menjadi titik awal sinergi antara dunia industri dan akademik yang kini diperkuat melalui penandatanganan MoU, sekaligus membuka peluang lahirnya lebih banyak program kolaboratif di masa mendatang.
Kerja sama dengan Universitas Ciputra Surabaya merupakan bagian dari program berkelanjutan Exabytes dalam memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sebelumnya, perusahaan ini telah menjalin kerja sama serupa dengan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) dan Cyber University sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang digital.
Menurut Indra, masa depan ekonomi digital Indonesia sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya. Oleh karena itu, Exabytes akan terus memperluas kolaborasi dengan institusi pendidikan di berbagai daerah.
“Kami percaya bahwa masa depan ekonomi digital Indonesia sangat bergantung pada kualitas talenta mudanya. Karena itu, kami akan terus memperluas jaringan kemitraan dengan perguruan tinggi di berbagai daerah. Setiap kolaborasi yang kami bangun merupakan investasi jangka panjang bagi terciptanya ekosistem digital Indonesia yang semakin inklusif, inovatif, dan berdaya saing,” tegasnya.
Melalui penandatanganan MoU ini, Exabytes berharap dapat menghadirkan semakin banyak program yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, mulai dari kesempatan magang, pembelajaran berbasis industri, pelatihan teknologi digital, hingga pendampingan karier. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan dalam menghadapi transformasi digital yang terus berkembang.
Kemitraan strategis ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan industri merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem talenta digital yang kuat, adaptif, dan mampu mendukung percepatan pembangunan ekonomi digital Indonesia di masa depan. (A1)












