BeritaHeadline

Dosen Teknik Mesin UKI Tampil di ICESEAM 2026 Bali, Paparkan Riset Daur Ulang Katode Baterai LFP

×

Dosen Teknik Mesin UKI Tampil di ICESEAM 2026 Bali, Paparkan Riset Daur Ulang Katode Baterai LFP

Sebarkan artikel ini
Pembicara, Pemakalah, panitia yang hadir secara Offline. (Foto/Mel)

BALI, JAYA POS — Dosen Teknik Mesin Universitas Kristen Indonesia (UKI), Cand. (DR) Melya Dyanasari Sebayang, S.Si., MT., turut ambil bagian dalam International Conference and Exhibition on Sustainable Energy and Advanced Materials (ICESEAM) 2026 yang digelar di Hotel Truntum Kuta, Bali, 10–11 September 2026.

Dalam konferensi internasional yang memasuki penyelenggaraan ke-12 tersebut, Melya tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga tampil sebagai pemakalah untuk mempresentasikan hasil penelitian di bidang teknologi baterai dan energi berkelanjutan.

ICESEAM 2026 diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerja sama dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM) dan Fakultas Teknik Universitas Udayana. Konferensi tahun ini mengusung tema “Mengintegrasikan Energi Hijau, Material Maju, dan Manufaktur Berkelanjutan untuk Transformasi Menuju Nol Bersih (Net Zero)”.

Sejumlah akademisi dan pakar internasional turut hadir sebagai keynote speaker, di antaranya Prof. Takahiko Miyazaki dari Kyushu University, Jepang; Dr. Quang Thang Do dari Nha Trang University, Vietnam; Prof. I Nyoman Suprapta Winaya dari Universitas Udayana, Indonesia; Prof. Teuku Meurah Indra Mahlia dari University of Technology Sydney, Australia; serta Prof. Jong-Seok Oh dari Kongju National University, Korea Selatan.

Konferensi tersebut diikuti hampir 200 pemakalah, baik secara luring maupun daring. Para peserta berasal dari kalangan akademisi, praktisi, dosen, hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, khususnya yang tergabung dalam jejaring Badan Kerja Sama Teknik Mesin (BKSTM).

Beragam isu strategis mengenai perkembangan energi hijau, material maju, teknologi manufaktur berkelanjutan, serta inovasi menuju target net zero menjadi pembahasan utama dalam forum internasional tersebut.

Paparkan Riset Daur Ulang Baterai LFP

Dalam kesempatan tersebut, Melya Dyanasari Sebayang mempresentasikan makalah berjudul “Daur Ulang Fase Padat Katode LFP Bekas untuk Digunakan Kembali dalam Baterai Litium-Ion.”

Penelitian tersebut mengangkat isu penting dalam pengembangan teknologi baterai, khususnya pemanfaatan kembali material katode Lithium Iron Phosphate (LFP) dari baterai bekas. Kajian ini dinilai relevan dengan perkembangan kendaraan listrik dan meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi penyimpanan energi yang tidak hanya efisien, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dan pengelolaan limbah baterai.

Riset tersebut merupakan hasil kerja sama penelitian antara Melya Sebayang selaku pembimbing dengan Chanroagnim Situmorang, mahasiswa Teknik Mesin Fakultas Teknik UKI, bersama National Battery Research Institute (NBRI).

Dalam penelitian dan pengembangan akademiknya, Melya juga mendapatkan pendampingan dari Prof. Dr. rer. nat. Evvy Kartini, founder NBRI, yang berperan sebagai co-promotor dalam program doktor Teknik Mesin yang tengah ditempuh Melya di Universitas Sumatera Utara (USU).

Keikutsertaan Melya dalam ICESEAM 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi akademisi Teknik Mesin UKI dalam pengembangan teknologi energi berkelanjutan dan material maju.

Selain menjadi ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian, forum internasional tersebut juga membuka peluang bagi para akademisi dan praktisi untuk bertukar gagasan, membangun jejaring penelitian, serta mendorong kolaborasi dalam menghadapi tantangan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Bagi UKI, keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam riset serta forum ilmiah internasional menjadi bagian penting dalam memperkuat budaya penelitian dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap perkembangan teknologi yang dibutuhkan masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *