MOJOKERTO. JAYA POS – Wakil Bupati sekaligus Bupati Mojokerto terpilih periode 2025 – 2030, Muhammad Al barra bersama Wakil Bupati terpilih Dr Mokhammad Rizal Octavian telah mendukung program makan bergizi gratis yang telah dilakukan oleh Pemerintah Pusat di lingkungan Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Pemerintah Kabupaten Mojokerto bakal menyisihkan 10 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah guna mensukseskan program Pemerintah Pusat tersebut.
Hal tersebut diungkapkan oleh Gus Barra sapaan akrab Bupati terpilih disela acara silaturrahmi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih periode 2025-2030 Provinsi Jawa Timur oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, di hotel Majapahit Surabaya.
Dalam arahan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ini meminta para Kepala Daerah terpilih mendukung penuh program Pemerintah Pusat yang berada dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianta – Gibran Rakabumingraka.
Pertemuan yang diikuti oleh seluruh Kepala Daerah terpilih yang didukung Partai Gerindra itu meminta kepada seluruh Pemerintah Daerah untuk terlibat aktif dalam mensukseskan program Pemerintah Pusat. “Intinya turut mensukseskan program Pemerintahan Prabowo – Gibran terutama dalam program makan bergizi gratis disetiap Daerah masing-masing’’ terang Gus Barra.
Konsolidasi ini memang dirasa sangat diperlukan untuk menyingkronkan program antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, itu adalah merupakan wujud kolaborasi yang apik dan seimbang dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto Lebih Maju, Adil dan Makmur sebagaimana visi yang diusung oleh pasangan Mubarok, utamanya adalah dalam mensejahterakan masyarakat melalui berbagai sektor, dan tentunya melalui Bapak Muzani yang sebagai Ketua MPR sekaligus Seketaris Jenderal Partal Gerindra akan siap membantu komunikasi Kepala Daerah dengan Kementrian jika ada hambatan terkait pembangunan daerah’’ tambahnya.
Dalam masa kepemimpinannya nanti Gus Barra akan turut memastikan program yang menyasar lingkungan pendidikan di Kabupaten Mojokerto bisa berjalan lancar dan sukses, apalagi ini mencakup dengan besaran anggaran yang tidak sedikit, namun pihaknya masih belum bisa memastikan berapa besaran anggaran yang harus dicadangkan untuk mensukseskan program tersebut, Pemda akan tetap menunggu petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan yang nanti bakal dikularkan oleh Pemerintah Pusat’’ kilahnya.
Sekretaris Daerah Teguh Gunarko, dalam paparannya mengatakan, terkait program makan siang gratis hingga kini masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat, walau begitu Pemerintah Daerah sudah menyiapkan skenario guna mendukung program makan bergizi gratis tersebut yang menjadi prioritas Pemerintah Pusat.
“program makan siang gratis yang menjadi program Bapak Presiden ini sudah kita siapkan, kita sudah antisipasi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2025” paparnya.
Walau sejauh ini petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan belum kami terima, akan tetapi Pemda tetap menyiapkan skenario dalam menyinergikan program Pemerintah Pusat tersebut, lantaran sebagaimana arahannya, bahwa Pemda harus turut terlibat dalam mensukseskan program ini’’ pungkasnya. (Ad/aj)












