BeritaNusantara

KPUD Buka Jalan Bagi AG-Romi, Strategi Kotak Kosong di Pilkada Dharmasraya Terancam Gagal

×

KPUD Buka Jalan Bagi AG-Romi, Strategi Kotak Kosong di Pilkada Dharmasraya Terancam Gagal

Sebarkan artikel ini

DHARMASRAYA, JAYA POS – Rencana menghadirkan skenario kotak kosong dalam Pilkada Dharmasraya 2024 mengalami hambatan serius setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Dharmasraya mengumumkan pembukaan kembali pendaftaran bagi pasangan calon AG Romi. Keputusan ini diambil menyusul rekomendasi resmi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Dharmasraya yang memerintahkan pengulangan proses pendaftaran setelah pasangan tersebut sempat terganjal masalah akses ke sistem informasi pencalonan (Silon).

Langkah KPUD Dharmasraya ini menimbulkan pukulan telak bagi pihak-pihak yang sebelumnya telah mengunci dukungan mayoritas partai besar, dengan harapan bisa menghadirkan calon tunggal dan memaksa pemilih memilih kotak kosong. “Pendaftaran ulang pasangan AG-Romi dibuka pada Jumat dan Sabtu, sesuai dengan rekomendasi Bawaslu,” ungkap salah seorang staf KPUD Dharmasraya, Kamis (12/9).

Kisruh Pendaftaran: Bawaslu Memainkan Peran Kunci

Persoalan bermula ketika pasangan AG Romi tidak mendapatkan akses ke Silon, yang merupakan sistem resmi KPU untuk pendaftaran calon. Hal ini memicu ketidakpuasan dan protes dari tim AG Romi, yang akhirnya membawa masalah ini ke ranah Bawaslu. Rekomendasi Bawaslu untuk memberikan kesempatan ulang bagi pasangan tersebut dinilai sebagai pukulan bagi elite politik lokal yang berusaha mengunci jalur pencalonan melalui kotak kosong. Kasus ini membuktikan bahwa meskipun ada tekanan politik, kekuatan pengawasan dan regulasi tetap bekerja sesuai prinsip demokrasi.

Babak Baru Pilkada Dharmasraya: Pertarungan Nyata Dimulai

Dengan dibukanya kembali pendaftaran, pasangan AG Romi kini memiliki kesempatan untuk berkompetisi secara sah di Pilkada 2024. Dukungan yang mereka terima dari berbagai partai lokal serta simpatisan akar rumput menjadikan mereka sebagai penantang serius dalam arena politik Dharmasraya. “Ini adalah kemenangan demokrasi. Kami masih punya pilihan,” kata salah satu pendukung AG Romi dengan optimis.

Mata publik kini tertuju pada Jumat dan Sabtu, ketika pasangan AG Romi diharapkan menyelesaikan pendaftaran mereka. Apakah ini akan mengubah peta politik Dharmasraya atau memicu babak baru intrik politik masih menjadi pertanyaan besar. Yang jelas, skenario kotak kosong tampaknya kian memudar, dan kontestasi politik yang lebih terbuka sudah di depan mata.(BsC)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *