JAKARTA, JAYA POS – Di balik kemegahan berbagai acara besar, kualitas sajian dan pelayanan menjadi bagian penting yang turut menentukan kesan sebuah momentum. Hal itu pula yang terus dibuktikan Nendia Primarasa, perusahaan katering yang dalam beberapa tahun terakhir kian dipercaya menangani berbagai event berskala nasional, termasuk sejumlah agenda kenegaraan.
Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi salah satu catatan penting bagi Nendia Primarasa. Perusahaan yang berbasis di Jakarta Selatan itu dipercaya menjadi salah satu penyedia jamuan untuk rangkaian kegiatan di Istana Merdeka maupun Istana Negara.
Kepercayaan tersebut bukan kali pertama. Pada 2025 dan 2026, Nendia Primarasa dipercaya turut mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan kenegaraan. Bagi perusahaan yang mengusung tagline “Tradisi Membahagiakan” itu, kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa konsistensi kualitas dan profesionalisme merupakan bagian yang tidak bisa ditawar dalam bisnis katering.
Pendiri sekaligus pemilik Nendia Primarasa, Heru Pujihartono, mengatakan pihaknya tidak ingin sekadar menyajikan makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman bagi para tamu.
“Kami tidak sekadar menyajikan makanan, tapi pengalaman. Kami bersyukur atas kepercayaan kepada kami dan apresiasi yang disampaikan. Tentunya ini menjadi penyemangat agar kami semakin profesional,” ujar Heru Pujihartono, Sabtu, 5 September 2026.
Berawal dari 2004, Kini Menangani Event Berskala Nasional
Nendia Primarasa didirikan Heru Pujihartono bersama istrinya, Resti Nendia, pada November 2004. Beralamat di Jalan Bina Harapan, Pancoran, Jakarta Selatan, perusahaan ini telah melewati lebih dari dua dekade perjalanan di industri katering Tanah Air.
Pengalaman panjang tersebut membuat Nendia Primarasa dipercaya menangani beragam kebutuhan jamuan, mulai dari acara kenegaraan, kegiatan kementerian, corporate event, konser musik, hingga pesta pernikahan sejumlah figur publik dan artis.
Tak hanya mengandalkan cita rasa, perusahaan ini juga menempatkan kualitas bahan baku, ketepatan pelayanan, profesionalisme tim, serta kemampuan memenuhi kebutuhan teknis setiap acara sebagai bagian penting dari standar kerja.
Menurut Heru, tagline “Tradisi Membahagiakan” menjadi semangat bagi Nendia Primarasa untuk terus berkembang sebagai penyedia jasa katering sekaligus layanan perencanaan pernikahan atau wedding services.
“Setiap acara memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, kami harus mampu menyesuaikan standar pelayanan, menu, hingga kebutuhan teknis dengan karakter masing-masing acara,” jelasnya.
Dipercaya PSSI dan PT LIB
Rekam jejak Nendia Primarasa juga tidak berhenti pada acara kenegaraan dan korporasi. Perusahaan tersebut dalam beberapa tahun terakhir dipercaya menjadi salah satu penyedia katering untuk PSSI dan PT Liga Indonesia (I League).
Nendia Primarasa menangani kebutuhan konsumsi dalam berbagai kompetisi sepak bola nasional maupun internasional yang diselenggarakan PSSI dan PT LIB.
Sejumlah ajang yang pernah ditangani antara lain FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN U-23 Championship, serta Piala Presiden 2025 dan 2026.
Dalam berbagai penyelenggaraan tersebut, Nendia Primarasa dipercaya menangani sajian VIP di stadion-stadion tempat pertandingan berlangsung. Skala kegiatan yang melibatkan pemain, ofisial, tamu undangan, jurnalis nasional dan internasional, hingga pihak penyelenggara menuntut standar pelayanan yang tinggi dan konsisten.
Heru mengatakan pengalaman tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Nendia Primarasa.
“Alhamdulillah, menu Nendia Primarasa disukai berbagai kalangan, baik pengurus maupun wartawan dari dalam dan luar negeri,” ungkap Heru, yang juga merupakan penyandang Dan-1 karate dan Ketua Umum Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) DKI Jakarta.
Nasi Box Nendia Sempat Viral di Piala Presiden
Salah satu cerita menarik datang dari gelaran Piala Presiden 2025. Saat itu, nasi box Nendia Primarasa mendapat perhatian setelah dipuji seorang jurnalis asal Inggris, Liam Rice, yang tengah meliput turnamen pramusim tersebut.
Melalui platform X, Liam mengungkapkan apresiasinya terhadap sajian nasi box Nendia Primarasa yang ia santap selama bertugas di turnamen tersebut.
Dalam unggahannya, Liam menyebut nasi box tersebut sebagai salah satu sajian terbaik yang pernah dicobanya selama mengikuti berbagai turnamen sepak bola di Asia.
Unggahan itu kemudian mendapat perhatian luas dan disukai ribuan warganet.
Bagi Nendia Primarasa, apresiasi tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan bahwa cita rasa makanan Indonesia mampu mendapat tempat di tengah masyarakat internasional, khususnya ketika disajikan dengan standar pelayanan yang baik.
Pengalaman Menjadi Modal Menghadapi Event Besar
Heru menegaskan pengalaman selama lebih dari dua dekade menjadi modal penting bagi Nendia Primarasa dalam menangani berbagai jenis kegiatan.
“Nendia Primarasa memiliki pengalaman dalam menangani berbagai kebutuhan acara. Mulai dari wedding, corporate event, acara kenegaraan, hingga event olahraga nasional. Pengalaman ini menjadi modal penting karena setiap acara memiliki standar, karakter tamu, dan kebutuhan teknis yang berbeda,” papar Heru.
Dengan rekam jejak tersebut, Nendia Primarasa kini tidak hanya memosisikan diri sebagai penyedia makanan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem penyelenggaraan acara besar.
Kepercayaan dari berbagai institusi dan penyelenggara event menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi perusahaan untuk terus menjaga kualitas. Sebab, di balik setiap piring yang tersaji, terdapat reputasi dan nama besar sebuah acara yang ikut dipertaruhkan.
Bagi Nendia Primarasa, “Tradisi Membahagiakan” bukan sekadar tagline, melainkan komitmen untuk menjadikan setiap sajian sebagai bagian dari pengalaman yang berkesan bagi para tamu. (A1)












