DHARMASRAYA, JAYA POS – UPT Puskesmas Sungai Dareh meluncurkan inovasi terbaru “KAMI SEHATI” (Gerakan Ibu Hamil Cegah Stunting) pada Jumat, 26 Juli 2024, sebagai langkah strategis untuk mencegah dan menurunkan angka stunting di wilayah kerjanya. Program ini diresmikan sebagai tanggapan atas tingginya jumlah ibu hamil dengan kurang gizi atau Kekurangan Energi Kronis (KEK).
Muliati, SKM, Kepala Puskesmas Sungai Dareh, mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, ada 759 ibu hamil yang menjadi sasaran, dengan 63 diantaranya mengalami KEK. “Setiap ibu hamil KEK memiliki permasalahan yang berbeda-beda, mulai dari mual, muntah, tidak mau makan, hingga kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat seperti bakso, makanan cepat saji, dan minuman instan,” jelas Muliati.
Sebelum hadirnya inovasi ini, ibu hamil KEK di wilayah Puskesmas Sungai Dareh cenderung mengkonsumsi makanan seadanya tanpa memperhatikan kebutuhan gizi yang penting bagi ibu dan calon bayi. “KAMI SEHATI sangat membantu ibu hamil KEK dalam menyusun menu gizi seimbang, dengan menyediakan siklus menu 5 hari yang dapat dijadikan pedoman,” tambahnya.
Program KAMI SEHATI juga mencakup edukasi tentang manfaat menu gizi seimbang dan bahan pengganti jika bahan yang di menu tidak tersedia di rumah. Langkah-langkah program ini meliputi pendataan ibu hamil KEK, validasi data, penyusunan siklus menu 5 hari, serta koordinasi dengan bidan desa dan lintas sektor terkait untuk pemasangan menu gizi seimbang di rumah ibu hamil KEK.
Dengan kunjungan rumah secara langsung, Puskesmas Sungai Dareh memastikan bahwa ibu hamil KEK mendapatkan panduan yang diperlukan untuk memenuhi gizi mereka selama masa kehamilan.(BsC)












