Jokowi Berlakukan PSBB, Daerah Imbau Warga Tunda Mudik

Presiden Jokowi (THE JAKARTA POST)

Namun demikian, pemerintah tidak tinggal diam, selalu berupaya mencarikan solusi termasuk merealokasi anggaran baik APBN maupun APBD untuk disalurkan kepada mereka yang terdampak Covid-19, utamanya warga miskin dan warga baru miskin. Presiden Jokowi telah memerintahkan bantuan-bantuan sosial harus segera digelontorkan guna mengantisipasi tekanan ekonomi akibat penyebaran Covid-19. Pemerintah telah menetapkan program jaring pengaman sosial untuk masyarakat miskin dan rentan miskin di kota dan desa. Total anggaran yang dialokasikan untuk menjaga daya beli masyarakat tersebut Rp 482,5 triliun. Jumlah ini terdiri dari Rp 372,5 triliun anggaran yang telah dialokasikan dalam APBN 2020 dan Rp 110 triliun anggaran hasil realokasi program lain.

Beberapa program reguler ditambah nilainya berikut jumlah penerimanya pada tahun ini. Misalnya adalah PKH dan bantuan pangan nontunai. Untuk PKH nilainya ditingkatkan 25 persen dan sasarannya ditambah dari 9,2 juta kepala keluarga (KK) menjadi 10 juta KK, total anggarannya Rp 37,4 triliun.

Adapun untuk bantuan pangan nontunai sasarannya ditambah dari 15 juta KK menjadi 20 juta KK dengan nilai Rp 200 ribu per bulan per orang. Total anggaran Rp 43,6 triliun. Sementara Kartu Prakerja disiapkan untuk 5,6 juta orang dengan insentif setelah pelatihan Rp 600 ribu selama empat bulan, total anggaran Rp 20 triliun.

 508 total views,  4 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *